Antoine Laurent Lavoisier (26 Agustus 1743 - 8 Mei 1794) adalah seorang ahli kimia Prancis, yang meletakkan dasar-dasar kimia modern, termasuk cara penulisan persamaan reaksi kimia. Lavoisier belajar hukum di saat remajanya. Meski mendapat gelar sarjana hukum dan bekerja di lingkungan ahli hukum, namun tak sekali pun dia mempraktekkan ilmunya, walau berkecimpung dalam dunia perkantoran administrasi Perancis dan pelayanan urusan masyarakat. Dia justru giat dalam Akademi Ilmiah Kerajaan Perancis.
Lavoiser menyusun skema pertama tentang sistem kimiawi (bekerja sama dengan Berthollet, Fourcroy dan Guyton de Morveau). Dalam sistem Lavoisier (yang jadi dasar pegangan hingga sekarang) komposisi kimia dilukiskan dengan namanya. Penyeragaman ini memungkinkan para ahli kimia di seluruh dunia dapat saling
berhubungan satu sama lain dalam hal penemuan-penemuan mereka.
Albert sabin di akui sebagai penemu vaksin polio yang 'hidup', tidak seperti vaksin yang dikembangkan oleh Jonas Salk yang dikenal sebagai vaksin 'mati'. Vaksin temuan Sabin telah dipakai secar luas dan berhasil menyelamatkan banyak anak dari kelumpuhan akibat polio.
Sabin lahir pada tanggal 26 Agustus 1906 diBialystock, Polandia yang pada waktu itu masih menjadi daerah Rusia. Pada tahun 1921 ia dan keluarganya beremigrasi ke Amerika. Disana, ia kuliah di Universitas New York dan meraih gelar dokter pada tahun 1931. Setelah itu, ia mulai melakukan penelitian tentang virus yang menjadi penyebab polio. Pada waktu itu, penyakit ini dikenal sebagai penyakit kelumpuhan bayi yang sangat di takuti, karena bisa mengakibatkan kematian, khususnya pada bayi dan anak - anak. Menjelang tahun 1936, Sabin dan rekan - rekannya
Svante August Arrhenius (19 Februari 1859–2 Oktober 1927) ialah seorang ilmuwan Swedia yang merupakan salah satu pengagas kimia fisik. Ia mendapat Penghargaan Nobel dalam Kimia atas karyanya mengenai ionisasi pada tahun 1903. Ia mengemukakan bahwa senyawa dalam larutan dapat terurai menjadi ion-ionnya, dan kekuatan asam dalam larutan aqua tergantung pada konsentrasi ion-ion hidrogen di dalamnya.
Svante August Arrhenius berasal dari keluarga berlatar belakang petani. Dia dilahirkan pada 19 Februari 1859 di Vik, Swedia, sebagai anak dari Svante Gustav Arrhenius dengan Carolina Christina Thunberg. Sedari kecil Arrhenius sudah memperlihatkan kepandaiannya. Dia belajar membaca secara otodidak di usia 3 tahun dan lulus dari sekolah sebagai murid termuda dan terpandai di kelasnya